What Food Would You Like to Eat?

aesthetic-diet-food-grunge-Favim.com-3976012
image from

 

What Food Would You Like to Eat?

by. Twelve


Jumat, 3 Juni 2016

Hai.

Rasanya awkward sekali menulis banyak paragraf untukmu padahal aku telah menulis puluhan paragraf untuk orang lain. Aku tidak yakin, sih, kamu akan membacanya. Tapi tidak apa-apa, deh.

Sekarang pukul 9:50 pagi. Aku berhenti membaca bukunya Dana Bate yang sukses membuat aku lapar di halaman ke-176, karena aku tiba-tiba teringat kamu—oh, baiklah. Aku juga merasa tidak sanggup dengan deskripsi makanan lezat dari buku itu, makanya aku berhenti sejenak untuk memikirkanmu.

Ini benar-benar menyebalkan bagaimana kamu selalu muncul tiba-tiba di waktu yang bahkan tidak aku harapkan. Sering sekali aku teringat kamu saat aku meng-scroll lini masa Twitter-ku. Beberapa kali ingatan tentang kamu datang saat aku mendengarkan musik—seperti saat aku sedang mendengarkan Mood Indigo dari CHEEZE kemarin. Parahnya, kadang-kadang sekuat apapun aku ingin fokus pada rumus-rumus matematika di kertasku, kudapati diriku melirik ponsel sambil bertanya pada angin, kenapa kau belum mengabariku?

Dan pagi ini, aku teringat kamu karena buku itu membuatku tiba-tiba penasaran.

Makanan macam apa yang kau suka?

Apa aku bisa membuatnya?

Oh, cepat katakan padaku.

Aku tidak sabar ingin belajar membuatnya!

Tertanda,

Aku.

Advertisements